BAKSO RAOS memulai usahanya sejak bulan April 2012 di sebuah ruko berukuran dua belas meter persegi tepatnya di Jalan Karanggan, Puspasari, Citeureup. Dalam menjalankan usahanya, BAKSO RAOS mengutamakan kualitas dengan menggunakan bahan utama daging sapi pilihan bermutu tinggi serta dilengkapi bahan-bahan bermutu lainnya. BAKSO RAOS dijual dengan harga rendah sehingga dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat sekitarnya.
Nama BAKSO RAOS merupakan sebuah ide refleksi dan spontanitas karena BAKSO RAOS pertama kali dibuka di sekitar pemukiman yang mayoritas penduduknya orang sunda. RAOS artinya enak, sedap atau nikmat. Sesuai dengan namanya, BAKSO ROAS memang dibuat RAOS dengan rasa konsisten kerena resep dan proses pembuatannya mengikuti standard yang telah dibakukan.
Konsep warung BAKSO RAOS sebenarnya sudah direncanakan sejak delapan tahun yang lalu ketika pemiliknya, Kang Dede masih bekerja di Brunei Darussalam. Keinginan tersebut terilhami ketika ia berkunjung ke Malang untuk menghadiri sebuah acara pernikahan. Pada waktu itu, ia diajak saudara makan bakso Malang, kebetulan bakso tersebut sudah cukup terkenal di daerah itu. Selain rasanya yang enak, harganya juga murah. Sudah barang tentu setiap harinya selalu dipadati banyak pelanggan.
Visi
Memberikan pelayanan kepada pelanggan dalam bidang makanan ringan segmentasi lapisan masyarakat menengah kebawah. Dalam proses pengolahan makanan, kebersihan menjadi prioritas sehingga aman untuk dikonsumsi. Selain itu, BAKSO RAOS terhindar dari pemakaian bahan pengawet dan bahan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan.
Misi
Memproduksi bakso dengan kuliatas bintang lima dengan harga jual kaki lima. Selain itu, BAKSO RAOS menyediakan lapangan kerja bagi calon karyawan dan menyiapkan tenaga-tenaga tampil dan terlatih.

No comments:
Post a Comment